SMP Dwijendra Denpasar Raih Predikat Sekolah Ramah Anak Pertama di Bali

Cahaya Bali, DENPASAR – Setelah dievaluasi oleh Tim Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, SMP Dwijendra Denpasar berhasil meraih predikat Sekolah Ramah Anak (SRA) yang pertama di Bali. Hal tersebut disampaikan oleh Kabid Pemenuhan Hak Anak pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P3AP2KB), Tresna Yasa, Selasa (31/7/2018).”Keberhasilan sekolah Dwijendra tidak terlepas dari komitmen sekolah itu sendiri, mulai dari yayasan sampai pada kepala sekolah, guru, dan siswa,” katanya.

Disamping itu untuk menwujudkan SRA, berbagai inovasi telah dilaksanakan SMP Dwijendra. Kepala Sekolah SMP Dwijendra, Ni Wayan Nadi Supartini merasa bangga terhadap prestasi yang diraih sekolahnya. Mengingat dari ratusan sekolah yang diusulkan mendapatkan predikan SRA, hanya SMP Dwijendra yang ditetapkan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak sebagai sekolah ramah anak tingkat nasional. “Keberhasilan SMP Dwijendra meraih SRA tidak terlepas dari inovasi dengan konsep BARIISAN yakni sekolah yang bersih, ramah, indah, inklusif, sehat asri, dan nyaman. Selain itu, sekolah tanpa kekerasan pada perempuan dan anak,” kata Supartini.

Berbagai kebijakan juga telah dilaksanakan kepala sekolah guna mendukung program SRA, yakni memberikan pelayanan penuh kasih sayang kepada siswa serta menyiapkan 32 jenis ekstra di sekolah. Hal ini untuk mengisi waktu luang pada siswa untuk melakukan hal-hal yang positif. Bahkan ekstra yang diberikan pada siswa telah meraih berbagai prestasi. Tidak hanya diasah intelektual, siswa juga dididik untuk kesehatan fisik, mental, dan spiritual. Sementara itu, Ketua Komisi VIII DPR RI, Sodik Mudjahid yang sempat berkunjung ke SMP Dwijendra mengukapkan rasa kagumnya pada SMP Dwijendra Denpasar, yang telah sukses menjalankan pendidikan karakter berbasiskan Hindu dengan kurikulum nasional.Hal ini sangat wajar SMP Dwijendra menyandang SRA karena pendidikannya sarat dengan karakter dan berbudi luhur serta kreativitas. (cb)

Berita Terkait

Beri Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close