Tim Dharma-Kerta Terus Berat di Badung Selatan

Wayan Tumbuh bersama Tim Pemenangan dan Relawan Mantra-Kerta di Kuta Selatan.


Cahayabali.com, Denpasar – Salah satu medan terberat untuk pemenangan Dharma-Kerta (pasangan calon IB Rai Dharmawijaya Mantra dan Ketut Sudikerta) ada di wilayah Badung terutama Badung Selatan. Mengingat daerah tersebut sebagai basis partai PDI Perjuangan. Apalagi Ketua Tim Pemenangan KBS-ACE (pasangan calon Wayan Koster dan Cok Ace) Nyoman Giri Prasta, sekaligus menjabat Bupati Badung. Karena itulah, Tim Pemenangan dan Relawan Dharma-Kerta memfokuskan terus “menggempur” Badung Selatan, sekaligus untuk mengamankan kandang kemenangan Ketut Sudikerta yang diusung Koalisi Rakyat Bali (KRB) sebagai calon Wakil Gubernur Bali.

Saat ditemui, salah satu Tokoh Badung Selatan I Wayan Tumbuh yang juga Ketua PAC Partai Demokrat Kuta Selatan mengakui selaku Tim Pemenangan dan Relawan Dharma-Kerta saat ini sedang bekerja keras untuk menggempur dan menembus basis pemenangan KBS-ACE di Badung Selatan. Hasilnya dikatakan, sampai saat ini respon masyarakat sangat luar biasa untuk mendukung Dharma-Kerta. “Kita maju terus, karena semangat masyarakat responnya luar biasa. Tapi kan sedikit merasa takut karena berseberangan dengan pemerintah di Badung sehingga mereka ewuh pakewuh,” tegasnya di Denpasar, Selasa (16/1).

Meski menghadapi medan berat, namun sebagai Tim Pemenangan Dharma-Kerta tidak pesimis. Karena selama ini selain respon masyarakat sangat luar biasa, juga figur yang dijual sangat diterima masyarakat. “Secara prinsip sudah jelas kita akan memenangkan Mantra-Kerta, karena responnya sangat luar biasa, khususnya di Kuta Selatan. Karena Mantra-Kerta ini figur yang sangat diharapkan dan mudah-mudahan kita bisa menyumbang kemenangan di Badung Selatan khususnya,” bebernya seraya menyebut figur Sudikerta yang kini masih menjabat sebagai Wakil Gubernur Bali juga betul-betul bermasyarakat, sehingga responnya juga sangat luar biasa. “Kemana-mana Pak Sudikerta selalu wellcome, tidak karena memegang kedudukan, tapi selalu menyapa masyarakat,” imbuhnya.

Apalagi disebutkan Dharma-Kerta ini menjual figur independen, sehingga tidak hanya melihat partai yang mengusung. Selain itu, visi dan misi Mantra-Kerta kedepannya juga sangat bagus dan masyarakat masih mengingat oleh track record mantan Gubernur Bali IB Mantra masih ada dibenak hati masyarakat. “Mereka masih ingat jasa-jasa dan kebaikannya (IB Mantra, red) yang menjaga kelestarian budaya di Bali. Ini betul-betul karena melihat figur Mantra-Kerta yang menjadi harapan masyarakat dan menjadi harapan pemimpin Bali kedepan, karena figurnya sangat bagus,” jelasnya.

Diakui untuk wilayah Badung, termasuk di Kuta Selatan masih ada rasa ewuh pakewuh terhadap banyaknya sumbangan atau Bansos dari pemerintah yang difalitasi Bupati Badung Giri Prasta. Tetapi semangat masyarakat jauh lebih besar untuk mendukung Dharma-Kerta sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Bali di Pilgub Bali yang akan berlangsung 27 Juni 2018. “Tapi secara nurani ada respon masyarakat mendukung Mantra-Kerta, karena juga ada Pak Disel, Bu Suweni dan Ketut Suda Arsa termasuk Pak Made Reta akan berbuat untuk kemenangan Dharma-Kerta di Kuta Selatan. Karena di Kuta Selatan, sebelumnya PDI P menang. Jadi minimal Dharma-Kerta bisa sama dan berimbang hasil suaranya. Kita akan berjuang untuk memenangkan Mantra-Kerta,” tegasnya. (5412)

Berita Terkait

Beri Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close