Pengungkapan Dugaan Tindak Pidana Mengambil Senapan Angin Milik Orang Lain Tanpa Ijin



Berawal dari adanya Laporan dari Putu Hardi Pertama Yasa yang dituangkan dalam Laporan Polisi Nomor : LP-B/V/2022/Bali/Res Bll/Sek Sksd tanggal 1 Mei 2022 tentang barang milik korban berupa senapan angin yang disimpan di Toko Lubdaka 117 Jalan Jelantik Gingsir Lingkungan Sukasada telah hilang yang diketahui hilangnya barang tersebut pada hari Jumat tanggal 1 Januari 2021 sekira pukul : 10.00 wita. 


Setelah mendapatkan laporan dari Putu Hardi Pertama atas kehilangan senapan angin miliknya, selanjutnya Kapolsek Sukasada Kompol Made Agus Dwi Wirawan , S.H.,M.H., bersama dengan Kanit Reskrim  IPTU Ketut Budayana dengan tim opsnalnya melakukan penyelidikan berawal dari melakukan olah TKP. Dari olah TKP diketahui barang milik korban hilang setelah adik korban Gede Widiastawa membuka  toko, terlihat  rooling door sudah dalam keadaan terbuka dan juga gagang gembok dalam keadaan rusak, dan setelah masuk kedalam toko beberapa barang milik korban telah hilang berupa :

a.  9 (sembilan) pucuk senapan angin merk SANGATHA.

b. 2 ( dua ) pucuk senapan angin Merk BSA

c.  3 (tiga) pucuk senapan angin Merk FX Frow

d.  1 (satu) pucuk senapan angin Merk APC

e. 1 (satu) pucuk senapan angin Merk RUGER

f. 1 (satu) pucuk senapan angin Merk TSC

g. 2 (dua) pucuk senapan angin Merk BENYAMIN MARUNDER

h. 2 (dua) pucuk senapan angin Merk LUBDAKA 117

i. 2 (dua) pucuk senapan angin Merk PREDATOR; dan 

beberapa peralatan pancing dan atas kejadian tersebut korban mengaku mengalami kerugian sebesar kurang lebih Rp. 105.000.000 (seratus lima juta rupiah) .


Dari hasil penyelidikan yang dilakukan, berdasarkan keterangan saksi-saksi dan juga olah TKP, diduga pelaku yang mengambil barang tersebut dilakukan oleh 2(dua) orang dan mengarakan kepada nama seseorang yang dipanggil dengan nama panggilan Marok dan Agus yang diduga beralamat disalah satu banjar dinas Desa Pegayaman.


Bebekal dengan bukti yang cukup kemudian Kapolsek Sukasada bersma dengan tim opsnalnya berhasil melakukan Penangkapan terhadap Umaro Alias Marok pada hari  Minggu tanggal 30 April 2022 sekira jam 01.00 wita, ditangkap di saat sedang ada di Taman Bung Karno Sukasada, selanjutnya dilakukan permintaan keterangan. 


Dari hasil pemeriksaann yang dilakukan terhadap Umaro Alias Marok yang berumur 25 tahun, alamat Banajr Dinas Kubu Desa Pegayaman, bahwa perbuatan mengambil senapan dan beberapa alat pancing tersebut dilakukan bersama-sama dengan almarhum Agus Manaf ( yang bersangkutan meninggal dunia karena gantung diri ). 


 

Dalam melakukan aksi pengambilan barang tersebut masing-masing memiliki peran yaitu awalnyanya dengan menggunakan sepeda motor Umaro Alias Marok membonceng Agus Manaf menuju Toko Lubdaka dan sampai didepan toko Agus Manaf turun dari sepeda motor sedangkan Umaro Alias Marok menunggu didepan taman Bung Karno untuk melihat sistuasi, bilamana berhasil makan Agus Manaf akan menelphone Umaro Alias Marok.


Setelah Agus Manaf berhasil mengambil barang didalam toko, kemudian menelphone Umaro Alias Marok untuk menjemputnya dan sampai didepan toko terlihat Agus Manaf sudah keluar dari dalam toko dengan membawa satu ikat senapan angin yang kurang lebih 10 pucuk dan ditaruh dibagian depan sepeda motor, setelah itu Kembali Agus Manaf masuk kedalam toko dan Kembali membawa dua buah koper yang berisi senapan angin dan ditaruh dibelakang sepeda motor, selanjutnya membawa  barang tersebut kerumah Agus Manaf.


Setelah berhasil menaruh barang dirumah Agus Manaf, kembali  Umaro Alias Marok dan Agus Manaf menuju ke Toko Lubdaka dan mengambil satu ikat senapan angin yang jumlahnya kurang lebih 10 pucuk dan kembali dibawa kerumah Agus Manaf.


Dari seluruh barang yang diambil Umaro Alias Marok bersama dengan Agus Manaf, barang yang masih tersisa hanya 1 (satu) pucuk senapan angin laras Panjang Merk Sangatha warna coklat, biru dan hitam. 


Terhadap terduga pelaku Umaro Alias Marok dapat disangka telah melakukan tindak pidana Pencurian dengan Pemberatan sebagaimana dimaksud dalam rumusan pasal 363 ayat (1) ke 4 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 7 tahun penjara, ucap Kompol Made Agus Dwi Wirawan, S.H., M.H.

Cahaya Bali Grup

Baca Juga

Terima kasih anda sudah membaca artikel Pengungkapan Dugaan Tindak Pidana Mengambil Senapan Angin Milik Orang Lain Tanpa Ijin

Posting Komentar

0 Komentar