Dandim 1008/Tabalong dan Tiga Pilar Upau Monitoring Wilayah Terdampak Banjir




TABALONG. Hujan deras mengguyur Kabupaten Tabalong sejak malam hari menyebabkan debit air sungai meluap dan sejumlah kawasan tergenang banjir. Kamis, (26/05). 


Untuk memastikan langsung perkembangan situasi dan kondisi warga masyarakat, Dandim 1008/Tbg Letkol Inf Dhuwi Hendradjaja, S.Sos M.I.Pol turun langsung melaksanakan monitoring wilayah pasca hujan deras tersebut. Diantaranya di Kecamatan Haruai dan Upau. 


Turut hadir dilokasi banjir, Camat Upau Drs. Rofik Azidin, M.E, Danramil 02/Haruai Kapten Inf Uung Sutandi, Kapolsek Haruai Iptu Putu Madia dan Babinsa Haruai Serma Made Ria. 


Dari hasil peninjauan, sejumlah rumah di Desa Wirang, Desa Marindi, Kecamatan Haruai dan Desa Kaong, Desa Pangelak Kecamatan Upau terendam banjir dengan ketinggian mencapai 50 sampai dengan 100 cm. 


Imbauan untuk mengungsi sudah diberikan kepada warga, namun warga memilih diam di kediaman masing-masing dengan pertimbangan hujan sudah berhenti dan debit air mulai menurun. 


Diketahui, dua desa ini memang langganan banjir apabila hujan turun dengan intensitas lama dan tinggi. 


Apabila hujan reda dan tidak ada penambahan debit air,  maka biasanya banjir akan cepat surut, terlebih bila kondisi di hulu aliran sungai Haruai dalam keadaan normal. 


Sementara itu, Dandim 1008/Tabalong Letkol Inf Dhuwi Hendradjaja, S.Sos memberikan pesan kepada warga untuk tetap  waspada terhadap perkembangan situasi. 


"Tetap waspada apa bila hujan kembali turun, bila mana terjadi luapan air sungai agar segera mengungsi di tempat yang lebih aman" pesan Dandim. 


Lanjutnya, ia telah mengerahkan anggotanya untuk selalu siaga dan memonitoring wilayah binaan antisipasi bencana banjir, bersinergi dengan instansi terkait, serta siaga membantu warga yang terdampak banjir. (Pendim1008).

Cahaya Bali Grup

Baca Juga

Terima kasih anda sudah membaca artikel Dandim 1008/Tabalong dan Tiga Pilar Upau Monitoring Wilayah Terdampak Banjir

Posting Komentar

0 Komentar